{"id":378,"date":"2020-07-12T11:47:51","date_gmt":"2020-07-12T04:47:51","guid":{"rendered":"https:\/\/studiagama.or.id\/?p=378"},"modified":"2020-07-12T12:54:22","modified_gmt":"2020-07-12T05:54:22","slug":"online-workshop-on-judaism-penguatan-studi-agama-agama-saat-pandemi","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/studiagama.or.id\/id_id\/berita\/online-workshop-on-judaism-penguatan-studi-agama-agama-saat-pandemi\/","title":{"rendered":"Online Workshop On Judaism: Penguatan Studi Agama-Agama Saat Pandemi"},"content":{"rendered":"<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-medium wp-image-379 alignleft\" src=\"https:\/\/studiagama.or.id\/wp-content\/uploads\/2020\/07\/pelatihan-300x300.jpg\" alt=\"pelatihan\" width=\"300\" height=\"300\" srcset=\"https:\/\/studiagama.or.id\/wp-content\/uploads\/2020\/07\/pelatihan-300x300.jpg 300w, https:\/\/studiagama.or.id\/wp-content\/uploads\/2020\/07\/pelatihan-1024x1024.jpg 1024w, https:\/\/studiagama.or.id\/wp-content\/uploads\/2020\/07\/pelatihan-150x150.jpg 150w, https:\/\/studiagama.or.id\/wp-content\/uploads\/2020\/07\/pelatihan-768x768.jpg 768w, https:\/\/studiagama.or.id\/wp-content\/uploads\/2020\/07\/pelatihan.jpg 1280w\" sizes=\"auto, (max-width: 300px) 100vw, 300px\" \/><\/p>\n<p>\u201cOnline Workshop on Judaism\u201d, judul kegiatan bersama yang diselenggarakan oleh empat lembaga pada tanggal 6-9 Juli 2020. Workshop ini membincangkan Agama Yahudi dengan pembicara dari <em>insider<\/em>, Ulama Yahudi di Jerusalem dan peneliti, <em>outsider<\/em> Agama Yahudi di Indonesia. Sebuah workshop yang membangun harapan besar, bahwa setiap peserta yang terlibat berpartisipasi aktif dan mengembangkannya dalam kegiatan akademik.<\/p>\n<p>Kerjasama berhasil dilakukan dengan komitmen bersama dan peran masing-masing lembaga. CRCS menginisiasi kegiatan workshop bersama ini dengan mengundang Rabbi David Rosen, <em>the International Director of Interreligious Affairs, American Jewish Committee. <\/em>ICRS sebagai panitia penyelenggara dalam kegiatan ini, mulai dari publikasi poster, menghubungi peserta, melakukan survei sebelum dan sesudah acara, menjadi tuan rumah (<em>meeting host<\/em>) hingga memberikan hak yang dijanjikan kepada peserta, yaitu sertifikat. Sementara itu, ASAI sebagai asosiasi studi agama mendorong para anggotanya di seluruh Indonesia untuk berpartisipasi aktif dalam acara dan mengembangkannya dalam studi agama selanjutnya. Dari ketiga lembaga ini pula, secara bergantian moderator berasal. Ada Dr. Zainal Abidin Bagir pada hari pertama, Dr. Mohammad Iqbal Ahnaf pada hari kedua, dan Dr. Leonard Chrysostomos E. pada hari ketiga serta Dr. Ahmad Salehudin pada hari terakhir. Acara ini juga didukung oleh Asia Pasific Institute.<\/p>\n<p><!--more-->Acara ini dapat dilakukan dengan tetap #stayathome dan #dirumahsaja. Zoom digunakan sebagai ruang pertemuan dalam acara ini. Workshop secara online dipilih sebagai strategi tetap aktif belajar dan produktif berkarya saat pandemic ini. Oleh karena itu, kekuatan sinyal dan ketersediaan paket data menjadi prasyarat kelancaran pertemuan online ini. Meskipun demikian, ICRS.or.id juga menyediakan saluran Youtube bagi peserta di luar 40 orang peserta terdaftar.<img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\" wp-image-391 alignright\" src=\"https:\/\/studiagama.or.id\/wp-content\/uploads\/2020\/07\/kegiatan-4-300x169.jpeg\" alt=\"\" width=\"351\" height=\"198\" srcset=\"https:\/\/studiagama.or.id\/wp-content\/uploads\/2020\/07\/kegiatan-4-300x169.jpeg 300w, https:\/\/studiagama.or.id\/wp-content\/uploads\/2020\/07\/kegiatan-4-1024x575.jpeg 1024w, https:\/\/studiagama.or.id\/wp-content\/uploads\/2020\/07\/kegiatan-4-768x431.jpeg 768w, https:\/\/studiagama.or.id\/wp-content\/uploads\/2020\/07\/kegiatan-4.jpeg 1280w\" sizes=\"auto, (max-width: 351px) 100vw, 351px\" \/><\/p>\n<p>Awalnya kegiatan ini hanya akan diselenggarakan selama 3 hari, yaitu 6-8 Juli 2020 setiap pukul 15:30-17:00 WIB. Namun, ada penambahan waktu workshop pada hari Kamis, 9 Juli 2020. Kegiatan yang awalnya hanya dirancang dengan 1 pembicara <em>insider<\/em> diubah dengan tambahan 1 pembicara <em>outsider<\/em>, yaitu pengajar dan peneliti tentang Agama Yahudi, Dr. Leonard Chrysostomos Epafras, S.Si., M.Th.<\/p>\n<p>Sebagai kerjasama beberapa lembaga, kegiatan ini diharapkan dapat membuka rekruitmen anggota ASAI dari beragam agama. Selain itu, kegiatan ini juga dapat menjadi pilot untuk kegiatan mengajar agama-agama. Keberhasilan acara ini dapat dilihat dengan minat peserta dari hari ke hari. Jumlah peserta yang hadir dan mengikuti acara sampai selesai tidak kurang dari 30 orang dari 40 orang yang terdaftar, yaitu 39 pada hari pertama, 37 pada hari kedua, 33 orang pada hari ketiga dan 35 orang pada hari terakhir. Diskusi pun selalu selesai setelah jam 17:00 WIB, melebihi batas waktu yang ditentukan. Ditambah lagi, peserta yang diharapkan terlibat pun setia sampai pertemuan keempat dan dari beragam agama dan asalnya, tidak hanya Indonesia.<\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-medium wp-image-389 alignleft\" src=\"https:\/\/studiagama.or.id\/wp-content\/uploads\/2020\/07\/kegiatan-2-300x169.jpeg\" alt=\"\" width=\"300\" height=\"169\" srcset=\"https:\/\/studiagama.or.id\/wp-content\/uploads\/2020\/07\/kegiatan-2-300x169.jpeg 300w, https:\/\/studiagama.or.id\/wp-content\/uploads\/2020\/07\/kegiatan-2-1024x575.jpeg 1024w, https:\/\/studiagama.or.id\/wp-content\/uploads\/2020\/07\/kegiatan-2-768x431.jpeg 768w, https:\/\/studiagama.or.id\/wp-content\/uploads\/2020\/07\/kegiatan-2.jpeg 1280w\" sizes=\"auto, (max-width: 300px) 100vw, 300px\" \/>Berdasarkan pemahaman saya, pada pertemuan pertama, Rabbi Rosen menjelaskan tentang Festival Agama Yahudi secara umum, mulai dari waktunya yang sangat dipengaruhi oleh Kalender Matahari hingga otoritas membaca teks suci. Pada hari kedua, Rabbi yang tinggal di Jerussalem ini menyampaikan tentang bagaimana berkat itu didapatkan dan signifikasi universal Jerussalem bagi semua tradisi yang ada, <em>\u201cJerussalem in Jews Mind is city that make all the things friend.<\/em>\u201d Pada hari ketiga, Pak David menjelaskan tentang keberagaman dalam Agama Yahudi yang diawali dengan penjelasan tentang <em>Hasidic Movement <\/em>dan satu penjelasan yang menarik bagi saya, bahwa \u201c<em>the otentic Jews means orthodox.<\/em>\u201d Garis tebal juga saya torehkan pada pertemuan terakhir dengan Rabbi David Rosen adalah \u201cBagaimana memahami cerita dengan cara yang berbeda?\u201d Penjelasan senada juga saya dapatkan dalam tulisan Pak Leonard yang berjudul \u201cRealitas Sejarah dan Dinamika Yahudi Nusantara\u201d, bahwa selain sebagai identifikasi entitas sosial, budaya dan agama, Yahudi adalah <em>template<\/em> yang dapat dimaknai apa pun. Acara pada hari terakhir diisi oleh Pak Leonard. Pria yang memiliki fokus kajian <em>Religious Studies<\/em> dan <em>Jewish Studies<\/em> ini, menjelaskan tentang sejarah Yahudi di Indonesia dan perkembangannya. Diskusi pun berlanjut hingga isu pengakuan agama Yahudi di Indonesia secara legal. Pertemuan keempat ini pun akhirnya harus ditutup dengan <em>Joke <\/em>ala Yahudi di tengah pengakuan saya akan perasaan yang berbeda belajar bersama <em>insider <\/em>dan <em>outsider<\/em> meskipun keduanya saling melengkapi.<\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-medium wp-image-388 alignleft\" src=\"https:\/\/studiagama.or.id\/wp-content\/uploads\/2020\/07\/kegiatan-1-300x160.jpeg\" alt=\"\" width=\"300\" height=\"160\" srcset=\"https:\/\/studiagama.or.id\/wp-content\/uploads\/2020\/07\/kegiatan-1-300x160.jpeg 300w, https:\/\/studiagama.or.id\/wp-content\/uploads\/2020\/07\/kegiatan-1-768x410.jpeg 768w, https:\/\/studiagama.or.id\/wp-content\/uploads\/2020\/07\/kegiatan-1.jpeg 853w\" sizes=\"auto, (max-width: 300px) 100vw, 300px\" \/>Materi yang didiskusikan dari pertemuan pertama hingga keempat tersebut tak henti-hentinya menggelitik para peserta workshop untuk berdiskusi. Pertanyaan dan diskusi pun berkembang dari pertemuan awal hingga akhir, mulai dari tingkatan <em>sacred text<\/em>, otoritas pembacanya, ritus dalam agama Yahudi, Jerussalem hingga Yahudi di Indonesia. Akhirnya workshop ini ditutup dengan mengisi survey setelah workshop sebagaimana survey sebelum workshop. Survey ini untuk menjajaki minat para peserta tentang rencana pengembangan studi agama Yahudi pasca workshop dilakukan, termasuk seberapa banyak informasi yang peserta dapatkan selama workshop berjalan. Harapan saya, workshop online selanjutnya dapat ditingkatkan levelnya hingga perencanaan pengembangan materi workshop ke dalam aktivitas yang digeluti masing-masing peserta. [MT]<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>\u201cOnline Workshop on Judaism\u201d, judul kegiatan bersama yang diselenggarakan oleh empat lembaga pada tanggal 6-9 Juli 2020. Workshop ini membincangkan Agama Yahudi dengan pembicara dari insider, Ulama Yahudi di Jerusalem dan peneliti, outsider Agama Yahudi di Indonesia. Sebuah workshop yang membangun harapan besar, bahwa setiap peserta yang terlibat berpartisipasi aktif dan mengembangkannya dalam kegiatan akademik. &hellip; <a href=\"https:\/\/studiagama.or.id\/id_id\/berita\/online-workshop-on-judaism-penguatan-studi-agama-agama-saat-pandemi\/\" class=\"more-link\">Continue reading <span class=\"screen-reader-text\">Online Workshop On Judaism: Penguatan Studi Agama-Agama Saat Pandemi<\/span><\/a><\/p>\n","protected":false},"author":5,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[8],"tags":[51,50,19],"class_list":["post-378","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-berita","tag-judaism","tag-online-workshop","tag-studi-agama-agama"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/studiagama.or.id\/id_id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/378","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/studiagama.or.id\/id_id\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/studiagama.or.id\/id_id\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/studiagama.or.id\/id_id\/wp-json\/wp\/v2\/users\/5"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/studiagama.or.id\/id_id\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=378"}],"version-history":[{"count":9,"href":"https:\/\/studiagama.or.id\/id_id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/378\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":397,"href":"https:\/\/studiagama.or.id\/id_id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/378\/revisions\/397"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/studiagama.or.id\/id_id\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=378"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/studiagama.or.id\/id_id\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=378"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/studiagama.or.id\/id_id\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=378"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}